3 Cara Ampuh Mengatasi Daun Keriting pada Tanaman Cabe

Posted on
3 Cara Ampuh Mengatasi Daun Keriting pada Tanaman Cabe
4.8 (96%) 10 votes

Kembali kami hadir menjumpai Anda semua, saobat petani mandiri. Kali ini masih menyambung dari artikel sebelumnya. Cabai masih jadi topik utama dalam pembicaraan kita kali ini. Jika sebelumnya sudah diulas soal cara menaman, perawatan dan juga penyemaian serta yang lainnya, sekarang akan kita pelajari cara mencegah agar daun pada cabai tidak keriting. Jika kita bicara soal perawatan, maka tidak akan terhindar dari bicara soal hama dan Gulma, dan yang lain lagi. Karena memang keduanya identik banget. Jadi dalam topik kali ini, kami akan ulas seputar itu juga. Tentu saja dengan obat yang bisa dipakai untuk menanganinya.

Hama yang menyerang, jika tidak langsung ditangani bisa merusak tanaman. Bahkan salah satunya, seperti yang jadi tema kita kali ini, yakni daun akan jadi keriting. Daun keriting, seringkali dijumpai ketika melakukan budidaya cabai. Sehingga, bagi yang belum paham semua itu, akan merasa susah. Bahkan gelisah. Cabai disebut sebagai sayuran paling menggiurkan untuk ditanam dan dibudidayakan. Semua itu karena dia memiliki penggemar dari berbagai kalangan dan sudah menjadi klangenan dari setiap orang. Di jalan, di manapun yang namanya masakan tanpa cabai rasanya kurang.

Kondisi daun menjad keriting, adalah karena serangan hama, bukan bakteri atau yang lain. Keriting pada daun cabai merupakan akibat dari serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) dari golongan hama. Hama tanaman cabe adalah OPT (organisme pengganggu tanaman) yang bukan virus, bukan jamur dan bukan bakteri. Oke, apa saja sih penyebab daun jadi keriting? apakah hanya karena bakteri, dan bagaimana cara menanganinya?

Setidaknya ada 4 jenis hama yang menggangu pada tanaman cabai. Dan menyebabkan keriting pada daun. Tiga jenis hama ini adalah trhips, tungau dan aphids. Ketiganya temasuk jenis hama kutu-kutuan, maka dia sangat kecil. Panjanganya hanya 10 milimeter saja. Dan memiliki sayap. Maka perpindahannya dengan terbang. Hama ini jika tidak langsung ditangani akan berpengaruh pada tanaman. Daun akan keriting.

Mengenal Serangan Hama pada tanaman Cabai dan cara mengatasinya

Sebelum memutuskan untuk beli obat, atau penanganan ada baiknya kenali dulu jenis serangan yang dialami. Dan juga apa saja sih? karena jika sudah jelas serangannya, akan membawa manfaat lebih, tentu saja lebih efisien juga. Mari kita simak 3 jenis hama yang sudah dijelaskan di muka.

1. Aphids (Kutu Daun)

Hijau kehitam-hitaman warnanya, Dan badannya agak besar, dia susah melompatl. Maka Aphids lebih mudah dikenali, karena warna dan ukurannya yang gede. Ini salah satu dari 3 kutu atau hama yang mengancam kesehatan dari tanaman cabai.

Dia menyerang dengan model sama dengan lainnya, menghisap cairan batang daun. Dia biasa bersembunyi di balik daun dan kemudian membuat gerombolan yang mudah ditebak juga. Untuk menganisipasinya ada trik khusus. Mari kita simak.

Cara menjaga dari serangan:

  • Pertama sekali, Anda harus menjaga kebersihan lahan
  • Nah, yang kedua, pastikan tidak menanam pada lahan bekas tanaman cabai atau bekas lahan tanaman kacang
  • panjang. Jadi, kalau memang bekas, harus diolah dulu. Dan pastikan tanah bersih.
  • Kemudian tidak menanam pada lahan dekat tanaman kacang panjang, karena ini salah satu penyebabnya.
  • Nah, penting diingat agar tidak melakukan tumpangsari cabe dengan kacang panjang
  • Lakukan penyemprotan akarisida demolish, agrimec, curacron, regent, jargon atau marshal.

Ciri-ciri cabai terkena serangan kutu daun:

Kutu daun jenis ini megeluarkan madu. Maka, ciri-cirinya adalah ketika banyak semut bergerombol di dekat atau ke batang daun. Daun jadi keriting dan terlihat kerdil. Maka inilah ciri-ciri yang harus diwaspadai. Batang yang terserang akan berwarna hitam dan layu.

2. Tungau (Mites)

Akan semakin gencar dan mengerikan, ketika musim kemarau datang. Hama ini akan menyerang tanpa ampun. Hama tungau bertubuh kecil, memiliki delapan kaki dan bersembunyi dibawah permukaan daun. Pada usuh panas di atas 27 derajat celsius, hama ini akan dengan mudah dan cepat berkembanga,

Cara menjaga dari serangan:

  • Lakukan dengan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin, seperti calebtin, demolish, agrimec atau bamex.
  • Pastikan asupan air tercukupi
  • Tidak menanam cabai dekat dengan yang lebih tua
  • Jaga kebersihan lahan

Ciri-ciri cabai terkena serangan kutu daun:

Dia menghisap cairan pada daun seperti umumnya, kemudian menghisap mesofil dan mengakibatkan terjadinya daun keriting, menggulung kebawah, daun mengecil dan rontok. Intinya, selain daun rontoh juga akan keriting. Jika sudah terjadi seperti ini, segera lakukan pengobatan agar lebih baik lagi.

3. Thrips

Tubuhnya kecil. Hanya 1-10milimeter saja. Namun masih bis dilihat dengan mata telanjang. Karena itu, jangan sampai bingung atau panik. Nah, warna tubuhnyaa hitam namun kadang agak ungu. Hama ini termasuk mematikan serangannya. Jadi jangan sampai salah, kira.

Cara menjaga dari serangan:

  • Pastikan Anda membuat sanitasi lahan dan membersihkan gulma yang ada
  • Lalu, langkah kedua, sebisa mungkin jauhkan tanaman cabai dengan tanaman cabai yang lebih tua. Karena ini
  • bisa jadi salah satu sebab serangannya.
  • Dan pastikan Anda tidak menanam pada lahan bekas tanaman cabe. Catat dengan baik.
  • Lakukan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin, misalnya demolish, agrimec, bamex, calebtin atau
  • alfamex. Dan perhatikan jadwal penyemporotan.

Baca Juga Panduaan Seputar Cabe Lainya:

Sampai di sini Cara Alami Mengatasi Daun Keriting pada Cabe, semuanya sudah jelas. Dan semoga informasi ini bisa memberikan manfaat untuk Anda semua. Intinya, salah satu sebab sehatnya tanaman adalah menjaga kebersihan. Kemudian selalu memberikan obat sesuai dosis dan terjadwal. Sampai jumpa pada kesempatan yang akan datang. Salam.