Cara Mudah Menanam Cabe dalam Polybag dan Pot

Posted on
Cara Mudah Menanam Cabe dalam Polybag dan Pot
5 (100%) 9 votes

Cabe, siapa yang tidak kenal? dia adalah sayuran yang bisa menghasilkan rasa pedas. Jenis cabe di dunia ini banyak baanget. Mulai yang pedas biasa, tidak pedas sampai yang pedasnya ekstrem juga ada. Cabe sendiri merupakan sayuran yang memiliki banyak penggemar, rasa pedasnya begitu disukai banyak orang, dari berbagai kalangan dan berbagai daerah. Rasa pedas yang dihasilkan cabe memang menjadikan banyak orang, seakan tidak akan makan kalau tidak ada cabe. Padahal rasa cabe begitu saja. Namun orang rela membeli dengan harga mahal. Bahkan, kadang rela tidak ada lainnya, kecuali cabe.

Cabai menjadi idola di semua golongan masyarakat. Harganya juga fluktuatif banget sebenarnya. Mulai dari cabe rawit, keriting dan cabe jenis lainnya. Namun begitu, masyarakat sudah kadung menyukai. Sehingga, menjelang lebaran atau hari besar lainnya, masyarakat akan rela beli cabe dengan harga yang tidak murah. Sekarang, di masyarakat juga ada trend untuk menanam cabe sendiri, walau dengan media seadanya. Masalahnya, jika di perkotaan banyak banget kendala. Mulai dari lahan yang tidak ada dan juga lain hal, yang mungkin jadi kendala Anda.

Nah, kali ini kami akan ajak Anda memanfaatkan tanah sempit. Dan ngga harus lebar seluas 10 meter. Namun menanam cabe dengan media polibag. Cara ini terkenal efektif dan sudah banyak yang mencoba, Menanam dengan polibag selain mudah, sangat ramah lingkungan. Polibag tidak butuh tanah lebar. Bahkan bisa digantung atau ditempatkan pada dinding juga bisa. Inilah enaknya menamam dengan polibag. Media tanam ini simpel banget. Mudah kok cara pakainya.

Anda bisa menanam apapun dengan polibag, harga murah. Tentu saja, hasil panen akan melimpah. Tinggal kalikan saja. Anda yang suka dengan cabe dan tidak ingin berurusan dengan harga cabe yang melambung tinggi, bisa coba cara ini. Selain irit cabe yang dimakan juga bisa dijaga soal pupuknya. Kalau cabe yang dijual di pasaran, Anda tidak pernah tahu bagaimana cara tanam dan apa saja pupuknya, bisa jadi sudah kebanyakan kimia.

Mengapa harus menanam cabe sendiri? banyak sekali manfaatnya. Salah satunya, karena harga cabe yang fluktuatif dan cabe mudah tumbuh. Asalkan Anda berada pada 0-2000Mdpl maka cabe akan tumbuh dengan baik. Cabe keriting dan cabe rawit paling mudah dibudidayakan. Berbeda dengan cabe lainnya, yang perlu perlakuan khusus. Teknik ini juga bisa anda gunakan untuk menanam cabe hias. Oke, kita pelajari cara menanam cabe yuk. Mulai dari awal.

Cara Menanam Cabe dalam Polybag dan Pot(Panduan Lengkap)

Menanam cabe dengan media apapun, dimulai dari memilih benih, yang akan ditanam. Pemilihan ini sudah pasti akan membutuhkan skill juga. Ngga njlimet kok. Bahkan mudah sekali. Anda bisa menyerahkan kepada toko pertanian, tempat Anda membeli benih. Jadi kita mulai dari langkah pertama saja. Yuk mari.

Cara memilih benih cabe yang bagus

Perlu Anda tahu dulu, bahwa benih cabe secara umum ada dua jenis; Hibrida yang didatangkan dari Taiwan dan Thailang, atau lokal. Lokal dikembangkan di Jawa Tengah, Sumatra dan beberapa daerah lainnya. Nah, lokal lebih mudah dan lebih gampang diadaptasikan dengan lingkungan daripada hibrida. Karena Hibrida memiliki syarat khusus, yakni harus disemprot dengan obat tertentu.

Saran kami, jika Anda baru kali ini mencoba menanam, pilihlah produk atau varian lokal. Selain mudah ditanam, Anda tidak akan direpotkan dengan banyak hal tentang obat. Maka, jangan sampai salah ya. Benih ini biasanya dijual dalam bentuk kalengan.

Tentu saja menanam lokalan, tidak kalah dengan Hibrida. Karena lokalan sudah semakin baik dalam pengembangannya. Anda bisa datang ke toko tani, lalu belilah benih lokal dan pastikan Anda memilih yang terbaik walau lokalan.

Menyemai Benih Sebelum Ditanam

Penanaman dengan Poolibag, ada alurnya. Sebaiknya, jangan langsung tanam dari benih. Namun Anda bisa menyemai dulu benih-benih tersebut. Kemudian baru ditanam. Nah, cara menyemai benih pun ada langkahnya. Namun, sayangnya dalam kesempatan kali ini, kami tidak akan berikan secara detail. Manfaat penyemaian sebelum tanam cabai sendiri, adalah untuk penyeleksian sebelum ditanam. Manakah bibit yang bagus dan tidak. Sehingga, dengan adanya seleksi ini, Anda bisa lebih mudah mendapatkan bibit yang baik.

Untuk melakukan penyemaian, Anda tidak butuh media yang njlimet. Anda hanya butuh Polybag juga, namun ukuran lebih kecil. Polibag yang dibutuhkan ukuran 8x9cm, kemudian daun pisang, tray atau baki. Untuk lebih mudah, pakai petakan tanah. Dan petakan tanah merupakan cara paling praktis.

Caranya, silakkan buat petak tanah, untuk ukuran bisa disesuaikan. Buat campuran tanah dengan kompos, nah penting banget. Butiran tanah harus dibuat sehalus mungkin, Gunanya, agar akra atau perakaran sempurna. Unuk ukuran ketebalan petakan cuma 5-10cm, tidak lebih. Lalu buat larikan dengan jarak yang paling jauh 10 cm. Penting, agar Anda memerhatikan jarak dan juga ukuran ketebalan petakan.

Jika sudah dilakukan, maka sekarang waktunya menanam bibit untuk proses seleksi. Begini caranya. Benih tadi, masukkan ke tanah yang sudah disiapkan dengan jarak maksimal 7cm. Penting setelahnya siram, dan tutup dengan abu, agar tanah basah dan menjadi lebih baik.

Jika sudah, ambil karung goni. Lalu tutupkan ke media tanah yang digunakan untuk menyemai.

CATATAN PENTING: Selalu jaga karung goni tetap basah, selama digunakan untuk menutup petak tanah yang digunakan untuk penyemaian. Jika semua lancar, pada hari ke 4, biasanya sudah mulai muncul bibit. Kalau sudah muncul, buka karung goni. Kemudian ganti dengan tudung saji atau lainnya, yang penting transparan.  Tujuan untuk melindungi bibit dari panas dan hujan langsung. Pada usia 3 atau 5 mingguan, bibit sudah siap dipindahkan ke polybag yang ada. Dan Anda tinggal meneruskan prosesnya sampai mendapatkan tanaman cabe. Mudah, bukan? Sekarang waktunya kita siapkan media tanam. Apa gunanya? untuk mulai bertanam dong.

Cara menyiapkan media tanam polibag

Ngga harus dengan polibag sih. Bisa dengan lainnya, misal keranjang atau lainnya. Yang penting dia memenuhi syarat untuk tanam. Seperti pot, juga bisa. Nah, sekarang umpama kita pakai polibag. Untuk menggunakan polibag, silakan cari yang ukuran 30cm. Jika sudah, siapkan juga tanahnya.

Untuk perbandingan dari kompoisinya sebagai berikut, silakan disimak:

  1.  Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1
  2.  Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1
  3. Bisa juga dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1.

Jika sudah, campurkan 3 sendok NPK untuk setiap polibag. Seperti biasa, aduk sampai rata. Dan berikan lapisan dengan sabut kelapa atau lainnya, tujuanya hanya untuk mengurangi air menggenag di daerah akra.

Pemindahan Bibit

Pada polibag yang akan digunakan untuk menanam, buat lubang sedalam 5cm. Nah, penting sekali, kalau penyemaian dengan petah tanah pindahkan sekalian dengan petak tanahnya. Kalau dengan polibab mini, maka pindahkan dengan tanah yang ada di polibag saja.

Penting! pindahkan pada pagi hari untuk menghindari stress pada tanaman. Cara ini akan lebih bagus dan lebih menjamin kelangsungan tanaman yang Anda buat. Nah, sampai di sini, kita sudah selesai. Sekarang waktunya mengulas soal perawatan tanaman, agar yang Anda kerjakan dengan sekuat tenaga menghasilkan.

Pemeliharaan dan perawatan

  • Pemupukan. Berikan pupukan tambahan. Dosisnya satu sendok makan NPK perpolybag setiap bulan. Artinya, dalam 1 bulan jangan lebih dari 1 sendok NPK
    Penyiraman.Siram 3 hari sekali. Bisa dua hari sekali, jika matahari terik sinarnya.
    Pengajiran. Bisa dengan bambu. Ini diberikan ketika cabe tumbuh sekitar 20 cm. Gunanya untuk menopang tanaman
  • Perompesan. Adalah mengguntung atau menghilanhkan tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya. Dimulai pada hari ke-20 setelah tanam. Lakukan 3 kali.
  • Hama dan penyakit. Bisa pakai pestisida, jika ada serangan hama

Masa panen

Masa panen paling bagus dilakukan pagi hari. Dan ketika buah masih hijau, ini akan bertahan sampai 3 harian. Sehingga, dia akan enak. Kalau sudah matang dipohon, tentu saja akan lebih mudah busuk. Nah, bagi Anda yang menanam di depan atau di samping rumah, silakan panen dengan cara bertahap juga bisa. Selamat mencoba, ya.