Kupas Tuntas Keunggulan dan Kelemahan Sistem Pertanian Organik

Posted on
Kupas Tuntas Keunggulan dan Kelemahan Sistem Pertanian Organik
5 (100%) 15 votes

Pernah dengar istilah kebun organik? iya, dewasa ini istilah ini sangat menyebar dan sangat lazim di masyarakat. Petani organik, begitu kurang lebih istlilah yang sering kami dengar. Sebenarnya istilah ini bukan istilah baru, melainkan sudah lama. Sejak zaman ada pertanian awalnya, sudah ada. Baru-baru ini diperkenalkan lagi oleh mereka yang ingin membudidayakan kealamian tanaman. Lalu apa sih istilah dari tanaman organik sebenarnya? tanaman organik, petani organik dan kebun organik pada intinya sama. Dia adalah jenis tanaman, cara bertanam atau semisalnya yang dalam usaha bertani atau buah tersebut tidak memakai pupuk kimia. Semuanya alami dan organik.

Nah, tanaman organik berarti jauh dari kimia. Baik pupuk atau proses lainnya. Di pasaran, hasil panen organik lebih mahal harganya daripada yang biasa. Sebenarnya sih, ini semua tergantung pada Anda. Karena kesehatan dalam pertanian adalah sebuah asumsi argumentasi belaka.  Secara logika, memang benar organik akan lebih sehat dan lebih bagus. Namun apakah bertani secara organik menguntungkan? dalam bahasa lain apa sih plus minus dari bertani organik?

Kali ini, kami dari Petanimandiri.com akan hadirkan sebuah ulasan menarik. Sesuai dengan judul yang sudah Anda baca, kali ini kami ulas kekurangan dan kelebihan petani organik. Karena, banyak orang hanya memanndang sebelah mata, organik selalu diklaim lebih bagus dari banyak sisi. Dan kimia pun sama. Jadi, tidak adil jika tidak dijelaskan. Maka mari kita simak saja selengkapnya ulasan kami, yang secara khusus kami hadirkan untuk Anda.

Kelebihan dan Kekurangan Pertanian Organik

Tak ada yang sempurna di dunia ini. Tak selamanya dipuja, ternyata ada kekurangan ad ajugaa kelebihan. Nah, kali ini kami hadirkan deratan kekurangan dan kelebihan dari pertanian organik. Mari kita simak saja selengkapnya. Semoga bermanfaat.

Kelebihan Pertanian Organik

1. Lebih ramah lingkungan. 

Karena tidak menggunakan bahan kimia, tanah akan selalu subuh dan unsur hara tidak akan hilang. Maka, pertanian organik akan selalu ramah lingkungan sampai kapanpun. Inilah point pertama dari kelebihan pertanian organik. Kalau Anda ingin bertani organik, ini berita bagus.

2. Ongkos lebih murah.

Jelas lebih murah dalam pembiayaan. Karena dalam budidaya ini, tidak perlu beli pupuk kimia dan yang lainnya. Padahal biasanya, pertanian yang menelan biaya banyak, selain bibit adalah pupuk. Nah, sudah jelas kan, kalau organik lebih murah dalam anggaran.

3. Hasil atau produk lebih unggul dan berkualitas.

Karena tanpa kimia, sudah jelas ia akan lebih unggul dan lebih bagus dalam kualitas. Buah pada pertanian organik benar-benar menyerap nutrisi alami. Maka tak heran kalau lebih sehat dan lebih baik.

4. Lebih Sehat dan Bebas Racun.

Sudah jelas kan, kalau kimia adalah racun? iya sih. Secara tidak langsung produk pertanian dengan kimia tidak sehat kalau dikonsumsi dalam jangka panjang. Nah, organik akan lebih sehat dan bebas racun karena non kimia sama sekali. Bagaimana, menarik kan?

5. Kualitas buah lebih lezat.

Jika pada buah manis, maka organik lebih manis. Kalau pada tanaman yang lain, tentu saja akan lebih menarik. Karena organik memang hanyaa mengambil nutrisi dari alam, bukan dari obat kimia yang dipaksakan.

6. Tidak ada Polusi udara.

Misalnya, ketika menyemprotkan obat dengan Kimia, tentua saja Anda harus memakai masker dan lingkungan sekitarnya juga sangat rentan terkena penyakit. Nah, berbeda dengan organik, Anda hanya perlu untuk merawat secara alami saja.

7. Kesejahteraan meningkat.

Tentu saja, akibat tidak perlu biaya tinggi untuk beli pupuk, maka kesejahtaraan petani meningkat. Berbeda dengan biasanya, jika Anda menanam dengan kimia, maka setidaknya perbulan harus keluar banyak duit untuk bisa membeli pupuk kimia.

8. Meningkatkan produktivitas pertanian.

Karena tanah subur, dan tidak rusak. Unsur hara juga tinggi, maka tanah akan bisa terus memproduksi banyak tanaman. Jadi, jelaslah bahwa pertanian organik lebih unggul daripada konvensional.

Kekurangan Pertanian organik

1. Kurangnya tenaga kerja.

Karena mengandalkan alami, maka kurangnya tenaga kerja yang akan mengendalikan soal hama dan yang lainnya. Jadi, inilah salah satu point kekurangan utama. Memang sih, yang satu ini tidak selalu benar. Tapi umumnya kayak gini.

2. Penampilan fisik kurang bagus.

Memang yang dimakan bukan penampilannya. Namun, ada kok yang kurang bagus dalaam penampilan. Misal berlubang dan semisalnya.

3. Esktra sabar.

Harus sabar banget. Dan usaha yang ditempuh juga lebih berat. Karena perawatan dan penanganan lebih ekstra.

4. Harga produk lebih mahal.

Di pasaran, sudah mafhum bahwa produk organik apapun, harganya lebih mahal dan tidak terjangkau untuk orang dengan ekonomi lemah. Makanya, produk organik belum tersebar secara merata

5.  Hasil Kawin Silang.

Ngga bisa dipastikan kalau soal ini. Intinya sih, bibitnya adalah hasil kawin silang. Berbeda dengan yang biasa, dia bisa dipakai untuk apapun. Nah, selenjutnya mari kita tentukan saja mana yang akan jadi pilihan Anda.

Akhir Kata

Sekian informasi mengenai keunggulan dan kelemahan pertanian organik. Kami akan kembali lagi dengan informasi lainnya, yang tidak kalah menarik. Sehingga, Anda akan mendapatkan berita up to date dari kami. Semoga informasi ini bermanfaat. Sampai jumpa pada kesempatan yang akan datang. Salam Belajar Bertani Organik.