Panduan Lengkap Cara Menanam Jahe di Polybag & Pot 100% Berhasil

Posted on
Panduan Lengkap Cara Menanam Jahe di Polybag & Pot 100% Berhasil
5 (100%) 7 votes

Kali ini kami akan hadirkan ilmu menanam jahe di Polibag. Dan perlu Anda tahu, bahwa ilmu ini bukan rahasia lagi. Meski begitu, sangat jarang orang yang mau praktek dari awal sampai akhir. Rata-rata hanya ingin praktisnya saja. Seperti yang Anda tahu, kalau jahe adalah salah satu komiditi unggulan dalam masyarakat kita. Jahe rasanya pedas, beda dengan pedasnya cabai. Kadang digunakan sebagai bumbu masak. Namun tak jarang dipakai untuk pengobatan. Dalam masyarakat jawa, dikenal dengan obat masuk angin. Karena rasa hangat yang dihasilkan sangat bagus untuk menghangatkan badan.

Jahe, ada banyak jenisnya. Mulai dari yang biasa, sampai yang bagus. Jahe merah, jahe gajah dan jahe emprit. Ini beberapa jenis yang umum beredar di masyarakat. Nah, harga jahe juga kadang mahal. Bahkan untuk varian jahe tertentu harganya bisa tinggi. Karena itu, melihat manfaat dari jahe yang memang banyak, ada kalanya Anda menanam sendiri saja. Ngga usah muluk-muluk. Bisa pakai poilbag atau semisalnya. Kalau menanam jahe dengan polibag atau karung beras, sudah kami hadirkan. Nah, dengan media yang sepele itu, Anda bisa kok menanam jahe dan yang lain.

Cara Budidaya Jahe menggunakan Polibag & Pot

Polibag adalah plastik bulat. Dia memiliki ukuran sendiri, dan biasanya ada diameternya. Anda bisa membelinya di toko plastik khusus pertanian atau yang lain. Dan jika memang kesusahan, sebaiknya Anda tanyakan saja pada pegawai. Harganya murah, tidak sampai 10 ribu perbiji. Anda bisa langsung datang ke toko untuk membeli.

Kemudian bibit jahe juga bisa beli. Tapi kalau mau hemat, bisa menyemai sendiri. Dan hasilnya sesuai yang diharapkan. Kali ini kita akan belajar semua itu secara lengkap. Mulai dari awal sampai akhir. Namun tidak detail sekali, Anda bisa cek saja sendiri. Mari kita lakukan tahapan dalam menanam.

Siapkan Media Tanam

Media tanam adalah tanah, tanah harus sudah dicampur dengan kompos dan pupuk yang lain. Kemudian berapa sih campuran antara kompos, pupuk kandang dan tanahnya? Anda bisa mencampurkannya dengan perbandingan 1:1:1. Sebaiknya pakai pupuk organik jangan kimia.

Pemilihan Bibit Jahe

Pastikan Anda mengamati bibit yang akan dipakai. Warnanya cerah, umurnya tua dan tidak ada luka. Kemudian, jangan sampai salah. Bibit ini harus basah tapi tidak basah banget. Inilah kriteria bibit unggul. Jika sudah, siapkan larutan fungisida. Larutan ini berguna untuk merendam bibit yang ada. Sehingga sebelum disemai, bibit dipastikan sudah bebas dari penyakit.

Sebelum ditanam, letakkan bibit ini pada tanah dan ditutup dengan jerami selama 2 Mingguan. Nah, dari sini akan muncul yang namanya daun. Kalau sudah mencapai 10cm daunnya, akan lebih baik lagi. Kalau sudah begitu, silakan tanam. Cara tanamnya bagaimana? mari kita ikuti selanjutnya.

Penamaman Bibit Jahe

Siapkan Polibag dan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk. Kemudian jika sudah siap, buat lubang antara 5cm. Dalam satu polibag bisa diberikan sampai 5 rimpang. Rimpang jahe ini, akan menjadi tunas dan kemudian akan menjadi tanaman jahe.

Pastikan pupuk dan penyiramannya diperhatikan. Kalau sudah begitu, silakan praktekkan saja. Sebab, caranya juga mudah. Pupuk, silakan berikan 1 bulan sekali. Penyiraman bisa 2 hari sekali. Kalau cuaca sedang panas, sehari 2 kali.

Pemeliharaan dan Masa Panen

Nantinya, jahe yang Anda tanam akan menghasilkan rimpang yang baik, atau tidak, tergantung dari pemeliharaan Anda sekarang. Nah, agar menghasilkan rimpang yang baik, rawat semaksimal mungkin. Misal penyiraman sehari 2 kali. Pupuk yang bagus dan tentu saja pembersihan dari hama.

Kemudian soal masa panen. Masa paneng biasanya 9 bulanan sampai 10. Nah usia ini adlaah usia baik untuk masa panen. Semakin tua semakin menarik. Sudah paham? cara panen juga mudah. Anda bisa mencongkelnya, atau dengan menusuk poilbag dan memelahnya. Di sana akan Anda dapatkan jahe yang Anda tanam,

Baca Juga:

Akhir Kata

Sekian informasi yang bisa kami hadirkan. Kami akan kembali lagi dengan informasi lainnya, tentu saja yang tidak kalah menarik. Saran kami, silakan Anda klik share pada artikel ini, agar semakin banyak orang yang mendapatkan informasi.